HERE WE GO
ASSALAMUALAIKUM WR.WB
HI
GUYS... jam berapa nih? *brb liat jam* oh waktu udah menunjukan pukul 10.18 pm.
biasanya sih gua kalo tidur lebih dari jam itu bisa-bisa nihya jam 03.00 wib
itu paling telat kalo tidur. eum, banyaksih yang bilang kalo "CEWEK TIDUR
KEMALEMAN GABAGUS BUAT KESEHATAN" sebenernya itu fakta loh.
tapi,kenapa sih setiap gua meremin mata nihya ada aja kelakuannya yang entah
udah keriyep2 mata eh seketika mau pipis.....ngeselin gaksi? terus2 nihya belom
sikatgigi,cucimuka,cucikaki dll. setelah semua itu udah gua lakuin malahan rasa
kantuknya hilang seketika dan gua.... "GABISA TIDUR LAGI" f*ck
deh.....
kenapasih rasa kantuk
itu selalu tereliminasi pada episode selanjutnya?kenapa tuhan?kenapa bisa
terjadi?cabut nyawaku saja kalau begitu sekalian pecahkan saja gelasnya.....
HAHA GAJELAS. ok kita lanjutkan. jadi,gini gua mau berbagi alias sharing alias
ngasihtau nnih tips dan faktor kenapasih kita bisa insomnia? cara ngatasinnya
gimanasih? harus ngapain aja sihkita dll... nah disini yang gua petik
dari kak google yang paling mblaem-mblaem membahana akan menjelaskan.....HERE
WE GO…
Pengertian
Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk
tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala
tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.
Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau
akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau
psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif
menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien
diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang
kontra-produktif mengenai tidur.
Diagnosa
Spesialis tidur kedokteran memenuhi syarat
untuk mendiagnosis berbagai gangguan tidur. Pasien dengan berbagai penyakit
termasuk sindrom fase tidur tertunda sering salah didiagnosis sebagai Insomnia.
Untuk mendiagnosis insomnia, dilakukan penilaian terhadap:
·
Pola tidur penderita
sakit jiwa
·
Pemakaian obat-obatan,
alkohol, atau obat terlarang.
·
Riwayat medis.
·
Aktivitas fisik.
Diagnosis berdasarkan kepada kebutuhan tidur secara individual.
Penyebab
Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala
yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan
pemakaian obat-obatan.
Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia
lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti
kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.
Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya
tidak lelah.
Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang.
Stadium tidur juga berubah, dimana stadium 4 menjadi lebih pendek dan pada
akhirnya menghilang, dan pada semua stadium lebih banyak terjaga. Perubahan
ini, walaupun normal, sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak
cukup tidur.
Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia
lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam
kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.
Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas
tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari
depresi.
Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur
yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya
tidur.
Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:
·
Jet lag (terutama jika
bepergian dari timur ke barat).
·
Bekerja pada malam
hari.
·
Sering berubah-ubah
jam kerja.
·
Penggunaan alkohol
yang berlebihan.
·
Efek samping obat
(kadang-kadang).
·
Kerusakan pada otak
(karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).
Pengobatan
Pengobatan insomnia tergantung kepada penyebab dan beratnya
insomnia.
Orang tua yang mengalami perubahan tidur karena bertambahnya
usia, biasanya tidak memerlukan pengobatan, karena perubahan tersebut adalah
normal.
Penderita insomnia hendaknya tetap tenang dan santai beberapa
jam sebelum waktu tidur tiba dan menciptakan suasana yang nyaman di kamar
tidur; cahaya yang redup dan tidak berisik.
Jika penyebabnya adalah stres emosional, diberikan obat untuk
mengurangi stres. Jika penyebabnya adalah depresi, diberikan obat anti-depresi.
Jika gangguan tidur berhubungan dengan aktivitas normal
penderita dan penderita merasa sehat, bisa diberikan obat tidur untuk sementara
waktu. Alternatif lain untuk mengatasi insomnia tanpa obat-obatan adalah dengan terapi hipnosis atau hipnoterapi....
NAHH> udah jelas kan maksudnya apaan? okedeh jadi kira-kira seperti itulah kriteria-kriteria orang yang mengalami yang namanya "INSOMNIA" atau bisa disebut-sebut ini penyakit yang lebih menyerang kaula muda di zaman modern ini. makanya tingkat kematian pada penyakit insomnia ini lebih tinggi. jadi kesimpulannya oang yang tidur nya cukup. punya tingkat kematian lebih rendah daripada orang yang mengalami gangguan insomnia, jadi,,guys kita sebagai generasi muda khususnya cewek nih harus mengubah pola tidur kita jangan nunggu diingetin dulu baru tidur,jangan nunggu dimarahin pacar/orangtua dulu baru cuci-cuci terus tidur. yak,harus ada kesadaran aja dari kitanya. jangan sampe pas penyakit itu udah datang kita baru kelabakan alias panik gatau lagi harus berbuat apaan cuma pasrah sama kecewa aja kenapa nggak diduu mengubah pola tidur, oiyaaaa, jangan lupain olahraga juga yak, karena itu penting juga loh. kan kita biasanya bangun dari tidur suka pegel-pegel gitu,minimal jangan olahraga bera dulu cukup merilekskan tubuh yang kaku contohnya "ngule",gerakin kepala,tangan,badan,pinggang terutama dll.tkarena hampir seharian di kasur dan kalau keseringan olahraga juga nggak rugi kok, tubuh jadi sehat dan aliran darah jadi lancar, jadi minimal kita bisa mengurangi penyakit-penyakit aneh yang ada di tubuh kita, okeh guys sampai disini dulu ya tulisan kali ini. BHAYY..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar